Kamis, 23 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Jumat, 16 Juli 2021)

Bacaan: 1 Yohanes 1:8-9 “Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

Renungan:
Pernahkah kita mengalami kesulitan dengan garam yang menggumpal, lengket dan tidak mau keluar dari tempatnya walau sudah diguncang-guncang? Garam yang ditaruh di dalam tempat garam tersebut menjadi lengket karena kandungan air di dalamnya yang membuat garam tersebut menjadi lembab. Bagaimana cara mengatasinya? Cobalah dengan cara menuangkan beberapa butir beras ke dalam tempat garam tersebut. Setelah itu diamkan saja selama beberapa saat. Dapat dipastikan bahwa kumpulan garam tidak akan lagi menjadi lengket dan lembab. Mengapa ini bisa terjadi? Hal ini disebabkan karena butiran beras memiliki kandungan selulosa yang bersifat hygroscopic, yang artinya beras tersebut dapat menarik dan menyerap molekul-molekul air yang berada di sekitarnya.
Sebagai manusia, kita juga seperti garam tersebut. Garam dapat mengeluarkan air dan menjadi lengket di dalam wadahnya, begitu juga manusia. Selama kita masih hidup di dalam tubuh jasmani ini dan tinggal di atas bumi, kita tidak dapat benar-benar bebas dari perbuatan dosa. Kita bagaikan garam yang terus menerus mengeluarkan air yang berupa perbuatan-perbuatan dosa, dan membuat kita menjadi lengket dengan perbuatan dosa tersebut. Tetapi ingatlah bahwa Tuhan Yesus di dalam hidup kita bagaikan butiran beras yang menghilangkan air dari garam. Jika kita datang dan mengaku dosa kita kepada Tuhan Yesus, maka Dia akan menghapus dan melupakan semua perbuatan yang kita anggap hina tersebut. Tuhan Yesus sanggup memulihkan kondisi kita dan menyucikan kita lagi. Kita tidak akan lengket lagi dengan perbuatan dosa, melainkan menjadi terpisah dari dosa. Saat ini bawalah segala beban dosa kita ke dalam tangan-Nya dan rasakan bagaimana Ia akan mengubah hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, saat ini aku mengakui segala kesalahanku di hadapan-Mu. Lepaskanlah aku dari dosaku sehingga rahmat pengudusan-Mu menguasai diriku. Amin. (Dod).