Rabu, 27 Oktober 2021

Kencan Dengan Tuhan (Jumat, 17 September 2021)

Bacaan: Kejadian 40:23 “Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya.”

Renungan:
Suatu kali seorang karyawan terlibat dalam sebuah proyek rumit. Dengan tekun ia mengerjakan proyek itu, hingga akhirnya ia berhasil membawa divisinya memeroleh penghargaan. Sebagai ucapan terima kasih ia dijanjikan akan dikirim pelatihan ke Hong Kong. Namun hal itu tidak pernah terjadi. Setahun kemudian ia kembali terlibat dalam sebuah proyek berat. Sekali lagi ia berhasil memecahkannya. Ia kembali dijanjikan akan dikirim pelatihan ke luar negeri, kali ini ke Singapura. Namun hal serupa kembali terulang. Ia lagi-lagi tidak menerima penghargaan apapun atas keberhasilannya. Namun karyawan tersebut tetap bekerja dengan setia. Empat tahun kemudian, ia dikirim ke Hong Kong dan dua bulan kemudian Tuhan memberinnya berkat sehingga ia dapat mengajak istrinya untuk menghabiskan liburan akhir tahun di Singapura.
Saat Yusuf bisa menerangkan arti dari mimpi juru minuman, ia berpesan kepada orang itu agar mengingatnya dan menyampaikan perkaranya kepada Firaun agar ia bisa keluar dari penjara, tetapi juru minum malah melupakannya. Selama dua tahun, mungkin Yusuf bertanya-tanya, “Mengapa tidak ada pertolongan? Bagaimana keadaan orang yang sudah aku tolong itu? Apakah ia menyampaikan pesanku kepada raja?” Yusuf benar-benar merasa dilupakan dan diperlakukan tidak adil. Beruntung ia tidak putus asa dan tetap menaruh harapan kepada Allah. Dan yang terpenting adalah ia tetap bekerja dengan baik. Yusuf sama sekali tidak mengurangi kualitas kerjanya selama di penjara. Sampai akhirnya pertolongan dari Allah tiba. Ia bukan saja dibebaskan, tapi juga diangkat menjadi orang kepercayaan raja.
Manusia bisa melupakan kita. Tidak peduli seberapa kecewanya kita terhadap pimpinan dan rekan kerja, tapi jangan pernah tawar hati kepada Allah. Dia tidak pernah melupakan jerih payah kita. Dia selalu memperhitungkan pengorbanan kita. Yakinlah, Allah akan memberi kita upah tepat pada waktunya. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih atas setiap bakat dan kemampuan yang telah Kau berikan padaku. Bantulah aku agar dengan bakat dan kemampuanku itu aku dapat mengerjakan setiap tugas dan pekerjaanku dengan baik sehingga dapat memberkati banyak orang. Amin. (Dod).