Kamis, 23 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Jumat, 27 Agustus 2021)

Bacaan: Yoel 3:10
Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: “Aku ini pahlawan!”

Renungan:
George Frederick Handel adalah seorang komponis yang berhasil menciptakan lagu “Halleluyah” atau lebih tepatnya opera “The Messiah.” Lagu ini adalah masterpiece Handel. Seorang penulis biografi Handel mengatakan bahwa karya tersebut akan tetap menjadi karya terbesar dalam sejarah penggubahan lagu atau musik, bahkan mungkin untuk selamanya. Handel sebenarnya sudah mulai terkenal sejak usia 8 tahun. Saat itu ia sudah mahir bermain organ dan pernah tampil di depan Pangeran Frederick III dari Berlin. Namun nama besar bukanlah jaminan. Suatu ketika Handel kehabisan uang, nyaris bangkrut dan penonton tidak lagi antusias menonton konsernya. Ia pun terkena stroke hingga tangan kanannya lumpuh. Walaupun akhirnya sembuh, namun Handel memutuskan untuk pensiun dari dunia musik yang telah membesarkan namanya. Empat bulan setelah konser perpisahannya, seorang bernama Charles Jennings memberikan sebuah buku berdasarkan kehidupan Yesus kepada Handel. Tak disangka, buku itu mengubah hidup Handel. Ia pun menulis karya-karyanya lagi. Kreatifitasnya kini mengalir terus menerus selama 21 hari tanpa henti dan ia berhasil menyelesaikan Messiah setebal 260 halaman, dengan bobot karya yang tak tertandingi.
Kita tahu bahwa Handel pernah mengalami kegagalan, namun itu bukan penghalang untuk bangkit kembali dan meraih kesuksesan. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Nabi Yoel yaitu, “Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: “Aku ini pahlawan!” Gagal bukanlah aib, namun yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bangkit lagi, berani memulai lagi dan siap menanggung risiko. Bukan mustahil saat ada dalam kegagalan lalu kita bangkit kembali, maka kebangkitan kita ini akan menghasilkan karya masterpiece.
Bagaimanapun, terpuruk tidaklah buruk, berani bangkit akan melejit. Sebagaimana sebuah ungkapan yang berkata, “Orang bijaksana tidak pernah duduk meratapi kegagalannya, namun dengan gembira hati mencari jalan keluar bagaimana memulihkan kembali kerugian yang dideritanya. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, jangan biarkan kegagalan yang aku alami saat ini mematahkan semangatku untuk kembali berusaha. Aku percaya saat aku memulai lagi bersama-Mu, maka aku akan mendapatkan hasil yang terbaik dari yang sebelumnya. Amin. (Dod).