Kamis, 23 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Minggu, 1 Agustus 2021)

Bacaan: Kolose 3:17
“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”

Renungan:
Di tengah pandemi saat ini jika kita melihat orang di jalan tidak memakai masker, berkerumun dan mengobrol bersama-sama tanpa protokol kesehatan, seringkali membuat kita bersungut-sungut dan marah-marah. Mengucap syukur merupakan sesuatu yang sulit dilakukan ketika kita menghadapi suatu keadaan yang tidak kita harapkan. Berikut adalah tulisan seseorang tentang ucapan syukur. “Bersyukurlah meskipun engkau belum mendapatkan semua yang engkau inginkan, karena jika engkau sudah mendapatkan semuanya, maka engkau akan berhenti berusaha. Bersyukurlah karena engkau tidak mengetahui tentang sesuatu hal, karena itu akan memberimu kesempatan untuk belajar. Bersyukurlah untuk saat-saat yang sulit, karena dalam saat-saat seperti itu engkau bisa bertumbuh. Bersyukurlah untuk setiap keterbatasanmu, karena itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri. Bersyukurlah untuk setiap tantangan, karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu. Bersyukurlah untuk kesalahan yang pernah engkau buat, karena itu memberimu pelajaran yang sangat berharga. Bersyukurlah ketika engkau merasa lelah, karena itu berarti engkau telah melakukan sesuatu dan membuat satu perbedaan.”
Bersyukur untuk sesuatu yang baik memang sangatlah mudah, tetapi ketika kita juga belajar bersyukur untuk keadaan yang tidak baik, sebenarnya kita sedang mengubah sesuatu yang negatif menjadi positif, sesuatu yang tidak baik menjadi baik. Sungut-sungut dan kemarahan tidak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik, sebaliknya sungut-sungut dan kemarahan akan memperburuk keadaan. Orang yang melihat dan mendengar sungut-sungut kita pun menjadi jengkel.
Gantikan kebiasaan bersungut-sungut, marah ataupun mengeluh dengan ucapan syukur. Ingatlah senantiasa bahwa masih ada orang yang mengalami kejadian yang lebih buruk daripada apa yang kita alami, karena tiap-tiap orang memiliki kesusahan dan kesulitan sendiri. Jangan menggerutu karena ketidakmampuan atau karena sesuatu yang tidak kita miliki. Sebaliknya bersyukurlah untuk apa yang kita miliki dan apa yang masih dapat kita nikmati, karena tidak semua orang seberuntung kita. Ketika seseorang datang kepada kita dan mulai bersungut-sungut ataupun mengeluhkan banyak hal, katakan kepadanya mengenai banyak hal yang patut ia syukuri. Jangan menanggapi sungut-sungut dan keluhannya dengan ikut bersungut-sungut atau mengeluh, sebaliknya ajaklah dia untuk mengucap syukur dalam segala hal. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk melihat sisi positif dari semua yang kualami dalam hidupku. Amin. (Dod).