Kamis, 23 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Rabu, 1 September 2021)

Bacaan: Filipi 4:8-9
“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.”

Renungan:
Mengapa lebah cepat menemukan bunga sedangkan lalat cepat menemukan kotoran? Karena naluri lebah hanya untuk menemukan bunga sedangkan naluri lalat hanya untuk menemukan kotoran. Lebah tidak tertarik pada kotoran, sebaliknya lalat tidak tertarik pada harum dan keindahan bunga. Pada akhirnya lebah kaya akan madu, sedangkan lalat kaya akan kuman penyakit.
Jika hal ini terjadi dalam kehidupan manusia, maka akan terlintas pertanyaan mengapa sebagian orang menjadi jahat dan sebagian orang menjadi baik? Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah karena orang jahat tidak tertarik pada hal-hal yang baik, sebaliknya bila ada hal-hal yang jahat, menyakitkan, gosip, bohong, permusuhan dan hal-hal negatif lainnya, mereka begitu bersemangat untuk melakukan dan menyebarkannya. Mereka adalah orang-orang yang mudah diprovokasi, tanpa pikir panjang mereka langsung bereaksi. Sedangkan orang baik adalah orang yang tidak tertarik dan tidak mau merespon hal-hal buruk, menyakitkan, gosip yang tidak jelas dan semua hal yang berbau kejahatan. Apa yang dipikirkan akan menghasilkan apa yang dilihat, dan apa yang dilihat akan menghasilkan apa yang diperoleh. Hidup ini sangat tergantung dengan hati dan pikiran kita. Jika hati dan pikiran kita selalu negatif, maka apa saja yang dilihat akan selalu negatif dan hasilnya adalah penderitaan, sakit hati, kekecewaan, iri hati, dengki dan suka mencari-cari kesalahan orang lain.
Apakah kita ingin bahagia? Mulailah dengan hati dan pikiran yang selalu positif, maka apa yang dilihat dan dihasilkan adalah kebahagiaan dan berkat. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, kuduskanlah hati dan pikiranku, sehingga aku selalu dapat melihat hal-hal yang baik dalam setiap peristiwa kehidupanku. Amin. (Dod).