Kamis, 23 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Sabtu, 28 Agustus 2021)

Bacaan: Efesus 2:10 “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”

Renungan:
Ada seorang anak muda bernama Theodor Geisel. Dia suka mengambar dan memiliki imajinasi yang sangat jelas. Setiap menit ketika ia memiliki waktu luang, ia menghabiskannya untuk menggambar kartun. Mimpinya adalah menjadi seorang seniman dan menciptakan buku anak-anak. Di SMA dia mengambil kelas seni pertamanya. Ketika gurunya melihat karyanya dan itu sangat kartunis serta lucu, dia berkata, “Nak, kamu tidak akan pernah menjadi seorang seniman. Itu bukan talentamu. Ini seperti permainan anak-anak.” Theodore gagal di kelas itu, namun ia tetap menggambar. Dia membawa buku anak-anak pertamanya ke penerbit, tetapi mereka mengatakan hal serupa, “Ini bukan sesuatu yang orang ingin beli. Ini terlalu kartunis.” Dia pergi dari satu penerbit ke penerbit lainnya. Dia ditolak oleh 29 penerbit. Semua ahli berkata sama, “Ini tidak menjual.” Namun penerbit ke 30 memutuskan untuk menerima dan mengambil kesempatan. Dengan menggunakan nama normalnya dia memilih nama Dr. Seuss. Kemudian Dr. Seuss berhasil menjual buku anak-anak lebih banyak dari siapapun dalam sejarah.
Hari ini apa yang para ahli atau orang lain katakan tentang kita? Apakah kita terlalu tinggi, atau rendah, terlalu muda, tua atau terlalu miskin. Atau kita memiliki ide baru lalu seseorang berkata, “Ini bukan ide yang bagus.” Mengapa tidak kita tekan saja tombol “Delete” atas semua pernyataan negatif itu dan mengizinkan Tuhan menjadi konsultan ahli bagi kita?” Lagi pula bukankah Dia yang mengendalikan seluruh alam semesta ini. Dia tahu apa yang telah Dia taruh dalam hidup kita dan Dia adalah pribadi yang dapat menjadikan mimpi kita menjadi nyata. Kita memiliki apa yang kita butuhkan, talenta, kekuatan, kebijaksanaan, perkenanan. Semua itu telah Tuhan berikan dalam hidup kita.
Marilah kita menjadi berani dalam mengambil kesempatan, memfokuskan pandangan kita pada Tuhan, dan lihatlah, cepat atau lambat mimpi dan keinginan kita akan menjadi kenyataan. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, aku percaya semua yang baik akan Kau berikan padaku. Jangan biarkan perkataan negatif orang lain membuat semangatku pudar, tetapi biarlah kehendak-Mu yang terbaik terjadi atas diriku. Amin. (Dod).