Rabu, 22 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Selasa, 27 Juli 2021)

Bacaan: Filipi 4:6-7 “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”

Renungan:
Dalam bidang kedokteran, diperkirakan ada begitu banyak teori dan mungkin juga buku-buku yang membahas tentang penyebab-penyebab dan cara mengatasi kekhawatiran. Meskipun orang mencoba menemukan cara yang terbaik untuk mengatasi kekhawatiran, namun tak satupun yang mampu memberikan jawaban yang pasti.
Alkitab telah memberikan petunjuk yang jelas kepada kita bagaimana cara mengatasi kekhawatiran, karena kekhawatiran adalah “penyakit” yang bisa melanda semua orang. Kita khawatir akan masa depan, akan kebutuhan sehari-hari, akan kesehatan, akan pekerjaan dan terutama saat ini kekhawatiran kita terbesar adalah covid 19. Berdasarkan Filipi 4:6-7 ada 3 kunci mengatasi kekhawatiran. Pertama, milikilah kehidupan doa. Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan. Perhatikan kata doa dan permohonan. Doa berbicara tentang persekutuan kita dengan Allah, kedatangan kita menemui Dia secara pribadi, bersyukur dan memuji Dia. Sedangkan permohonan adalah memberitahukan kepada Allah tentang permintaan atau kebutuhan kita. Salah satu problema terbesar kita adalah tidak berdoa. Kita tidak berkomunikasi dengan khusus kepada Allah. Mungkin kita melayani Dia, mengajar, berkhotbah, bermain musik, menyanyi dan menari, tetapi kita tidak mengambil waktu khusus untuk bersekutu dengan-Nya di dalam doa. Kita akan dibelenggu oleh kekhawatiran sampai kita belajar memberikan waktu sungguh-sungguh berdoa untuk berkomunikasi dengan Allah, karena dengan berdoa kita akan mendapatkan kedamaian. Kedua, penuhilah hidup kita dengan pujian syukur kepada Allah. Ada kemenangan di dalam pujian. Ketika kita mempersembahkan pujian kepada Allah, maka pikiran kita tertuju kepada Allah dan hati kita dipenuhi dengan kasih serta penyembahan kepada-Nya. Salah satu penyebab kekhawatiran adalah sifat mengasihani diri sendiri, tetapi pujian kepada Allah akan menyembuhkannya. Gantilah kebiasaan bersungut-sungut dan pikiran-pikiran kosong dengan nyanyian pujian serta ucapan syukur kepada Allah atas segala kebaikan-Nya. Ketiga, ingatlah akan janji-Nya. Damai sejahtera Allah yang sejati merupakan janji yang diberikan kepada kita. Damai itu yang akan memelihara hati dan pikiran kita dari segala sesuatu yang tidak baik, ketakutan, kekhawatiran dan ketidaktenangan. Damai sejahtera Allah itu seperti tentara yang menjaga kita dari musuh yang menyerang. Ketika kekhawatiran datang, damai sejahtera-Nya akan memenuhi hati kita. Apapun yang terjadi di luar diri kita, itu tidak akan memengaruhi damai sejahtera Allah yang sempurna. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, kuserahkan semua kekhawatiran ku saat ini kepada-Mu. Penuhilah hatiku dengan damai-Mu dan peliharalah aku agar tidak ada satupun yang terjadi di luar diriku dapat mencuri damai sejahtera-Mu di hatiku. Amin. (Dod).