Rabu, 27 Oktober 2021

Kencan Dengan Tuhan (Selasa, 28 September 2021)

Bacaan: 1 Petrus 3:3-4 “Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.”

Renungan:
Di zaman modern ini, penampilan sudah menjadi tuntutan bagi semua orang. Beberapa menganggapnya sebagai pembangkit rasa percaya diri, yang lain menganggapnya sebagai penentu penerimaan diri, sehingga tidak sedikit orang berlomba-lomba memperbaiki penampilan. Mulai dari mengubah fashion dan hair style menjadi kekinian, bahkan sampai mengubah bentuk anggota tubuh hingga sulit dikenali. Pada dasarnya memperbaiki penampilan atau memperindah diri tidaklah salah. Tetapi bagi kita pengikut Yesus, seharusnya penampilan luar bukanlah satu-satunya yang utama untuk diperhatikan, karena ada yang jauh lebih penting daripada itu. Alkitab dengan tegas berkata bahwa segala perhiasan dan keindahan secara lahiriah suatu saat akan habis. Tetapi yang kekal dan tidak akan binasa justru adanya di dalam diri kita. Inilah kecantikan yang kita kenal dengan inner beauty. Kecantikan yang mampu membuat kita bersinar dan jauh lebih berkesan dibanding penampilan fisik kita. Penulis kitab Amsal mencatat juga bahwa kita perlu menjaga hati karena dari sanalah terpancar kehidupan (Amsal 4:23).
Memerhatikan penampilan luar tidaklah dosa, tetapi jangan kita lupa bahwa merawat hati adalah jauh lebih penting. Hati perlu juga dijaga dan dirawat, bahkan perawatannya harus lebih intensif dibandingkan dengan penampilan luar kita. Sebab, jika sumbernya saja tidak sehat, bagaimana kita bisa memancarkan kehidupan yang sehat juga? Jadi, rawatlah sesuatu yang mengandung nilai rohani. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena telah mengingatkanku kembali akan pentingnya menjaga hati. Bantulah aku untuk dapat menguduskan selalu hatiku. Amin. (Dod).