Jumat, 20 Mei 2022

PUKAT VIRTUAL JOB FAIR

LATAR BELAKANG

Sebagai sebuah organisasi yang ber-anggotakan para professional dan usahawan, maka PUKAT senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat pada umumnya dan sebagai bagian dari Gereja, PUKAT tidak bisa tinggal diam terhadap permasalahan sosial terutama di mana dia berada.

Kegembiraan dan Harapan, duka dan kecemasan orang-orang jaman sekarang, terutama kaum miskin dan siapa saja yang menderita, merupakan kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan para murid Kristus juga”. (dok. GAUDIUM ET SPES, Konsili Vatikan II ).

KONVENSI NASIONAL IV sebagai pertemuan 3 tahunan PUKAT NASIONAL akan segera dilaksanakan pada tanggal 28 & 29 Mei 2022 di Kota Makassar, dimana tema yang dicanangkan adalah:

“Membangun Ekonomi Inklusif yang Berkeadilan Sosial, Bersaudara dan Berkelanjutan”

Pertanyaannya, apa yang bisa PUKAT lakukan menghadapi situasi perekonomian nasional saat sekarang ini?

DASAR PEMIKIRAN

Pandemi yang sudah berlangsung lebih dari 2 tahun lamanya ini membuat perubahan perilaku setiap orang dalam menjalani kehidupannya, tidak terkecuali perubahan terhadap cara kerja atau memperoleh mata pencaharian untuk menunjang hidupnya.  Patut di syukuri kalau pemerintah kita masih optimis mengejar ketertinggalan pertumbuhan ekonomi di banding dengan negara sekitarnya, maka dari itu sebagai pelaku ekonomi kitapun patut terus bergerak agar tujuan tersebut dapat tercapai.  Upaya meningkatkan jumlah usahawan di Indonesia dari sekitar 3.1% menjadi sekitar 14% yang merupakan  indicator kemajuan suatu negara sudah di lakukan, maka bila ini tercapai akan terjadi kebutuhan tenaga kerja untuk mengisinya.  Munculnya kesadaran baru bagi tenaga kerja yang masih aktif di perusahaan-perusahaan untuk mengajukan pensiun dini pada usia 40 tahunan, sehingga dengan demikian akan terjadi lowongan posisi yang di tinggalkan.  Bonus demografi sebagai momentum bagi bangsa Indonesia sedang berlangsung sampai 2045.

TUJUAN

Terpenuhinya kebutuhan Perusahaan akan tenaga kerja yang tepat dengan mempertemukan calon tenaga kerja dengan perusahaan melalui metoda  “link & match”.

STRATEGI KEGIATAN

Menghimpun data calon tenaga kerja dan melakukan pengkinian data terus menerus.  Mengajak pelaku usaha UMKM atau perusahaan untuk bergabung menjadi anggota dan menyampaikan data kebutuhan tenaga kerjanya dan melakukan pengkinian data terus menerus.  Membina calon tenaga kerja baik dalam hal softskill  maupun hardskill  secara berkala dan terus menerus.  Menyampaikan data tenaga kerja yang cocok kepada perusahaan yang membutuhkan.  Melakukan tindak lanjut berupa evaluasi dan umpan balik dari perusahaan penerima tenaga kerja.

TARGET YANG INGIN DICAPAI

Target keberhasilan dapat di ukur pertama-tama dari :
1. Response positip dengan banyaknya peserta, baik dari pencari kerja maupun perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
2. Response positip dari perusahaan yang menerima pekerja dan kontinuitasnya.

Target output  berikutnya dapat berupa prosentase tenaga kerja yang berhasil di serap.  
Target outcome  tumbuhnya gairah khususnya kaum muda terhadap dunia kerja produktif.

DUKUNGAN & KONTRIBUSI

  • Seluruh personil yang ada di kepengurusan PUKAT keuskupan/ daerah di manapun.  
  • Setiap organ territorial Gereja, baik komisi/seksi Kerasulan Awam, Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE), Yayasan Bantuan Tenaga Kerja,  dlsb.  
  • Konsultan HRD dan Lembaga pelatihan tenaga kerja.  
  • Perusahaan UMKM di manapun.  
  • Organisasi bisnis nasional Apindo, Kadin, dsb.  
  • Perusahaan multi nasional  
  • Lembaga pemerintahan terkait, seperti Balai Latihan Kerja  dlsb.

PELAKSANAAN

Pada prinsipnya VIRTUAL JOB FAIR  ini dapat terus berlangsung tanpa batas waktu, namun bisa saja apabila panita pelaksananya di batasi oleh satu periode, misalnya dalam kurun waktu  2 bulan  atau 3 bulan saja.  Dana operasional yang di butuhkan untuk pelaksanaan ini di dapat dari kontribusi perusahaan yang menjadi anggota tetap maupun berkala.  Di butuhkan perangkat, mungkin software  yang memadai guna menunjang kegiatan pengumpulan dan pemrosesan data, termasuk operatornya.

“Masa depan adalah milik mereka yang percaya akan keindahan mimpi mereka”

(Eleanor Roosevelt)
Leave a Reply