Kamis, 23 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Jumat, 23 Juli 2021)

Bacaan: 2 Timotius 3:16 “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.”

Renungan:
Di sebuah kamar kecil yang gelap di Jerman, beberapa orang anak bergerombol di sekitar tempat tidur ibu mereka yang sedang sakit keras. Anak-anak itu sangat ketakutan karena sebentar lagi mereka akan menjadi yatim piatu jika ibu mereka meninggal. Tidak berapa lama kemudian, ibu mereka yang sudah sekarat berbisik, “Anak-anakku yang kukasihi, Ibu punya harta karun yang sangat berharga untuk kalian.” Dengan tangan lemah ibunya menunjuk sebuah Alkitab sambil berkata, “Carilah di dalam Alkitab. Di sana kalian akan menemukan harta yang sangat berharga tersebut. Lembaran-lembaran Alkitab itu telah basah oleh air mata Ibu selama bertahun-tahun.” Setelah mengucapkan perkataan itu, sang ibu pun meninggal. Setelah sang ibu meninggal, anak-anaknya pun terpencar. Salah satu anaknya yang bernama Bartolomeus Ziegenbalg tinggal bersama orang-orang yang mengasihinya di Halle. Ia lulus dari Universitas di Halle dengan mendapatkan penghargaan ketika berusia 18 tahun. Ketika Raja Ferdinand dari Denmark meminta misionaris-misionaris untuk pergi berkarya di ujung selatan India, Bartolomeus mengajukan diri untuk tugas itu. Ia melalui perjalanan yang sangat panjang untuk tiba di sana. Namun sesampai di sana ia dipenjarakan karena Injil Kristus. Bartolomeus tidak menyerah. Selama di penjara ia mempelajari bahasa Tamil dan kemudian memberitakan Injil ketika ia bebas. Ia setia melayani Tuhan hingga kematian menjemputnya. Bartolomeus sudah menemukan harta berharga di dalam Alkitab seperti yang dipesankan ibunya.
Sebagai orang tua, penting sekali mengajarkan firmanTuhan kepada anak-anak. Tidak sedikit orang tua yang hanya membekali anak-anak mereka dengan pendidikan yang baik dan keterampilan untuk bisa mendapatkan pekerjaan dan menghasilkan uang di masa depan. Sebenarnya, bekal secara rohani sangatlah penting, karena itu yang akan menentukan akan menjadi seperti apa kelak anak-anak. Matius 8:36 berkata, “Apa gunanya seorang memeroleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.”
Warisan secara materi memang baik dan diperlukan, tapi jangan pernah lupa untuk mendidik anak-anak kita sesuai kebenaran firman Tuhan. Jika kita memandang penting masalah-masalah yang berkaitan dengan masalah rohani, maka anak-anak pun akan menghargai masalah rohani dan menganggap itu penting. Mungkin sebagai orang tua kita tidak bisa memberikan warisan secara materi, atau kita tidak bisa memberikan pendidikan yang memadai. Tetapi kita dapat mengajarkan kepada mereka untuk hidup takut akan Tuhan, mencintai firman-Nya dan hidup berdasarkan firman Tuhan tersebut. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, mampukan aku untuk mendidik anak-anakku sesuai dengan kebenaran firman-Mu. Amin. (Dod).