Selasa, 21 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Kamis, 1 Juli 2021)

Bacaan: Ayub 1:21 Katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!”

Renungan:
Pelari berkebangsaan Amerika, Eddie Hart tidak melakukan pemanasan untuk perlombaan lari 100 meter dalam Olimpiade 1972 di Munich. Akibatnya, dia kehilangan kesempatan untuk memenangkan medali emas dalam perorangan. Akan tetapi dia tidak menyerah. Dia menerima kenyataan itu dengan cara pandang yang baik. Eddie berkata, “Tidak semua yang anda kejar selalu berhasil anda raih. Itulah mungkin pelajaran yang saya dapatkan dalam hal ini. Ada kalanya dalam hidup ini anda mungkin tidak mendapatkan kenaikan gaji yang anda inginkan. Anda harus belajar hidup dengan kekalahan-kekalahan anda. Dan atletik itu sangat berharga bagi saya karena semuanya adalah menyangkut menang kalah. Sebelum anda menjadi pemenang yang baik, anda harus tahu bagaimana caranya menerima kekalahan.”
Kenyataan hidup ini terkadang sulit kita terima terutama ketika apa yang kita harapkan tidak terwujud dan terlebih saat apa yang kita takutkan justru terjadi. Penulis Amsal mengatakan, “Harapan yang tertunda menyedihkan hati, apalagi jika harapan, impian dan cita-cita yang begitu diinginkan harus gugur begitu saja.” (Amsal 13:12). Oleh karena itu kita perlu belajar menerima kenyataan dengan tabah dan berlapang dada. Seperti Ayub yang mengembalikan segalanya pada Tuhan, “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil.” Bahkan Ayub mempersembahkan korban jika saja anak-anaknya melakukan kesalahan di hadapan Tuhan. Kita juga perlu mengoreksi diri kita sendiri, apakah kegagalan yang terjadi adalah kesalahan kita ataukah ada faktor-faktor lain di luar kendali kita. Kita harus terus segera bangkit dari kegagalan kita dan memperbaiki semua kesalahan yang kita lakukan. Kita harus terus maju dan optomis dalam melangkah. Kita harus terus menabur agar kelak kita menuai hasil yang berkelimpahan.
Kenyataan tidak selalu seperti yang kita harapkan, tetapi jika kita tekun, sabar dan mau berusaha maka segalanya tidak akan sia-sia
Tuhan akan selalu memberkati kita dan memberi yang terbaik jika kita mau berusaha dan terus bangkit dari kegagalan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, berilah aku hati seluas samudera agar aku dapat tetap tenang dan selalu bersyukur untuk menerima segala sesuatu jika yang terjadi tidak seperti yang aku inginkan. Amin. (Dod).