Kamis, 23 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Kamis, 12 Agustus 2021)

Bacaan: Lukas 6:42 “Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

Renungan:
Seseorang bertanya kepada Al Jolson, bintang komedi yang populer pada era 20-an, “Apa rahasia sukses anda sehingga menarik perhatian penonton pada saat tampil di atas panggung?” Jolson menjawab, “Kapan pun saya berada di hadapan penonton dan mendapat respons yang tidak begitu baik, saya tidak langsung menyalahkan mereka. Saya tidak akan berkata, ‘Orang-orang itu sudah mati dari leher ke atas, orang-orang itu adalah segerombolan patung yang tidak memunyai selera humor!’ Saya tidak akan melakukannya. Saya justru akan berkata kepada diri sendiri, ‘Lihat ke sini, Al. Apa yang tidak beres denganmu? Penonton di sana baik-baik saja, tetapi kamu sendiri yang sedang tidak beres, Al.'”
Ketika pekerjaan kita tidak selalu berjalan dengan lancar, ketika pelayanan kita tidak sesuai dengan yang kita harapkan, ketika masalah rumah tangga semakin kacau dan seolah-olah tidak ada lagi jalan keluar, seharusnya hal pertama yang kita lihat adalah diri kita sendiri. Namun yang justru seringkali terjadi adalah, saat persoalan muncul, saat sesuatu tidak berjalan dengan baik, kita langsung menyalahkan orang-orang di sekitar kita. Kita mungkin menganggap atasan kita otoriter, rekan pelayanan salah, pasangan tidak pengertian, anak buah tidak bisa diatur, anak-anak kita memang bandel, orang tua kita tidak mau mengerti dan lain sebagainya. Namun, apakah semua tuduhan kita menyelesaikan masalah yang ada? Tidak, tapi justru memperumit keadaan.
Seseorang pernah berkata, “Ternyata beban terbesar yang harus kita bawa dalam hidup ini adalah diri kita. Hal tersulit yang harus kita atur adalah diri kita. Dalam menanggalkan beban kita, hal pertama yang harus kita tanggalkan adalah diri kita sendiri.” Oleh karena itu, ketika segala sesuatu berjalan tidak sesuai dengan harapan kita, mari terlebih dahulu melihat kepada diri kita sendiri. Lakukan introspeksi terhadap diri kita terlebih dahulu supaya kita tidak tergesa-gesa menyalahkan lingkungan dan orang-orang di sekeliling kita. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, berilah aku rahmat kerendahan hati agar aku mau mengakui segala kekurangan yang ada padaku, sehingga aku tidak dengan mudah menyalahkan orang lain ketika segala sesuatu terjadi tidak seperti yang aku inginkan. Amin. (Dod).