Kamis, 23 September 2021

Kencan Dengan Tuhan (Selasa, 13 Juli 2021)

Bacaan: Yesaya 40:28-29 “Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.
Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.”

Renungan:
Suatu ketika ada seorang sedang dalam perjalanan dengan pesawat terbang menuju New York. Saat pesawat bersiap untuk mendarat, sang pilot menyadari bahwa roda tidak bisa diturunkan. Penumpang akhirnya diberitahu untuk menundukkan kepala dan menempatkannya di antara kedua kaki mereka sambil memegang pergelangan kaki untuk mengurangi dampak kecelakaan. Kemudian, hanya beberapa menit sebelum mendarat, pilot membuat pengumuman melalui pengeras suara, “Kita akan mulai pendaratan. Pada saat ini, sesuai dengan peraturan penerbangan Internasional di Jenewa, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memberitahu bagi anda yang percaya kepada Tuhan untuk memanjatkan doa.” Pada akhirnya pendaratan dapat dilakukan dengan baik. Tidak ada yang terluka, selain kerusakan besar pada pesawat dan maskapai penerbangan akan mengingat hal itu dalam waktu yang lama. Luar biasa. Satu-satunya yang memunculkan aturan rahasia penerbangan tadi adalah krisis. Ketika menghadapi tepi jurang, jalan buntu, kawat berduri, tidak menemukan jalan keluar, maka saat itulah masyarakat kita membuat sebuah pengakuan untuk Tuhan, “Jika anda percaya, maka anda harus berdoa.”
Inilah yang terjadi dalam kehidupan kita. Ketika kita menghadapi krisis, baru kita ingat bahwa dengan iman percaya kepada Tuhan dan sebuah doa sederhana, pertolongan Tuhan mungkin datang. Penderitaan mengingatkan kita pada Tuhan. Bahwa di atas kondisi kita yang paling buruk sekalipun, ada satu pribadi yang berkuasa, yang dapat mengubah situasi dan kondisi menjadi lebih baik dalam sekejab. Pribadi itu adalah Tuhan Yesus Kristus. Bagi kita yang percaya pada-Nya, dalam kondisi apapun, tidak perlu menunggu krisis terjadi dalam hidup kita, mari panjatkan doa kepada-Nya dengan disertai ucapan syukur. Percayalah bahwa Dia mendengarkan kita, bahkan Dia ada bersama kita setiap waktu. Jadi jangan menunggu krisis datang untuk mulai berdoa dan bercakap-cakap dengan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku, agar aku semakin yakin bahwa Engkau selalu ada untukku di setiap musim hidupku. Amin. (Dod).