Rabu, 27 Oktober 2021

Visi dan Misi

Visi PUKAT Nasional

Hadirnya Kerajaan Allah di dunia melalui Profesional dan Usahawan Katolik.

Visi tersebut hendak di capai melalui MISI PUKAT, yaitu :

  1. Membangun PERSAUDARAAN dengan meneladan kehidupan para Rasul sebagai Jemaat Perdana.
  2. Mengembangkan potensi pribadi terutama dalam hal Kepemimpinan.
  3. Mendalami prinsip-prinsip Ajaran Sosial Gereja dan menerapkannya di dalam praktek sebagai profesional dan usahawan Katolik.
  4. Menjadi bagian dan sebagai umat Gereja Katolik mendukung reksa-pastoral keuskupan setempat.


Penjabaran Misi PUKAT Nasional

Cita-cita tersebut hendak kita wujudkan melalui:

  1. Membangun komunitas dengan semangat dan teladan kehidupan para rasul pada Jemaat perdana, yaitu: Berkumpul, bertekun dalam pengajaran dan persekutuan, “memecah roti” dan saling berbagi. (bdk. Kis.2:41-47)
    Setiap perkumpulan/organisasi dapat dikatakan “exist” apabila para anggotanya selalu bertemu, maka menjadi ke-niscayaan menyelenggarakan pertemuan rutin bagi seluruh anggota.
    Dalam pertemuan tersebut selain para anggota saling bertegur sapa,  setiap anggota dapat menimba kekuatan dari Tuhan sendiri, yaitu melalui Perayaan Ekaristi (Misa Jum’at Pertama boleh menjadi kegiatan rutin).
    Kegiatan dalam pertemuan tersebut dapat berupa “sharing” iman, pengalaman hidup bisnis dan sebagainya, yang dapat menjadi sarana berbagi diantara anggota.
  2. Mengembangkan pribadi-pribadi menjadi pemimpin yang  partisipatif dan transformatif,  mampu menjadi terang dan garam dunia, teladan bagi sesama. (bdk. Mat 5 : 16).
    Pada dasarnya, setiap Profesional dan Usahawan adalah pemimpin dalam menjalankan tugasnya di dunia nyata. Menjadi pemimpin yang dipenuhi Rahmat Roh Kudus hendaknya menjadi ciri khas PUKAT, sehingga perlu terus menggali dan mengembangkan diri baik lewat pelatihan formal maupun informal untuk menjadi pemimpin yang efektif lewat keteladanan.
  3. Melakukan bisnis yang mengedepankan pelayanan dibandingkan dengan keuntungan sesaat bagi diri sendiri atau kelompoknya.
    Pengertian “Bisnis adalah pelayanan”, harus menjadi tolok ukur dalam menilai setiap bisnis yang akan dan sedang dijalankan.
    Pesan Ajaran Sosial Gereja ‘Bonum Commune”, kesejahteraan bersama harus selalu diingat guna menjamin terwujudnya keadilan dengan landasan kasih.
  4. Mendukung terlaksananya reksa-pastoral keuskupan setempat sesuai dengan Arah Dasar keuskupan tersebut.
    Sebagai bagian/unsur ‘kategorial’ dalam Dewan Karya Pastoral Keuskupan, maka PUKAT menjadi mitra keuskupan, sehingga PUKAT harus mendukung dan terlibat dalam terlaksananya “reksa-pastoral” keuskupan dimana PUKAT berada

Strategi PUKAT Nasional

  1. Terselenggaranya kegiatan bersama secara rutin paling sedikit sebulan sekali dengan materi kegiatan didalamnya, berupa: Misa, Sharing Rohani atau Bisnis
  2. Terlaksananya Pelatihan Dasar dan ‘renewal’ PUKAT Nasional bagi setiap anggota PUKAT di setiap keuskupan atau Komisariat PUKAT Nasional.
  3. Terlaksananya kegiatan sosial kemasyarakatan, baik yang diakibatkan oleh bencana alam maupun bencana ekonomi (krisis keuangan/bahan pokok).
  4. Terwujudnya proyek nyata yang dibutuhkan oleh masyarakat luas, seperti: Pendidikan ketrampilan, mendukung “start -up”/kewirausahaan, kesehatan umum dan pelayanan warga lanjut usia dan peningkatan kemampuan masing-masing pribadi PUKAT.
  5. Bekerja sama dengan keuskupan setempat dalam menjalankan reksa pastoral keuskupan sesuai Arah Dasar Keuskupan tersebut