Jumat, 20 Mei 2022

PERUMUSAN DAN PENYEMPURNAAN AD-ART PUKATNAS

Sejarah berdirinya PUKAT (Persekutuan Usahawan Katolik) tanggal 27 April 1988 di Keuskupan Surabaya. Kemudian pada tanggal 23 November 1990 di Keuskupan Agung Jakarta berdiri PUKAT (Pengabdian Usahawan Katolik). Adanya pertemuan TAS I (Temu Aktualisasi Spiritual) di Surabaya tanggal 4-5 Maret 2011, maka arti PUKAT disamakan menjadi “PROFESIONAL DAN USAHAWAN KATOLIK”. Dengan Semangat Berakar, Bertumbuh dan Berbuah sebagai PUKAT di adakan Konvensi Nasional I di Surabaya pada tanggal 28-30 Juni 2013 serta terbentuknya PUKAT Nasional atau disingkat menjadi PUKATNAS.

Sejak berdirinya PUKATNAS, sampai pada tanggal 24 Juni 2021 Ketua Umum PUKATNAS, Robert Hadi, membuat Surat Keputusan membentuk Tim Perumus AD-ART PUKATNAS yang terdiri 9 (Sembilan) orang (Gordius Ago, Henry Hanindia, Julius Y Tedja, Marcus Linggo, Michael Kristanto, Setyo Handoyo, Suryani Wongso, Tanti Mariani, Werner Goana).  Proses perumusan yang dilakukan melalui media google form dan zoom, saran-masukan, sanggahan yang baik dari para Tim Perumus, dan pada tanggal 2 September 2021 selesai dirumuskan kemudian hasil AD-ART Tim Perumus diserahkan kepada Ketua Umum. 

Selang beberapa bulan kemudian diadakan Rapat Pleno PUKATNAS tanggal 25 Pebruari 2022, menunjuk kembali Gordius Ago  sebagai ketua tim adhoc Penyempurnaan AD-ART PUKATNAS. Tim Adhoc terdiri dari Para Pendiri sebagai Pembimbing, para Pengurus PUKATNAS dan para Ketua PUKAT semua Keuskupan yang aktif dan telah terbentuk. Proses Penyempurnaan AD-ART telah selesai dan diserahkan ke Ketua Umum pada tanggal 7 April 2022.

Foto: Rapat perdana Penyempurnaan AD-ART
(ki-ka : Michael Utama, Gordius Ago, Robert Hadi, Hidayat Tjokrodjojo, Suryani Wongso, Henry Hanindia, Fery Chin, Setyo Handoyo, Tanti Mariani, Julius Y Tedja, Hendry Wigin, Antonio Dacosta)

Melihat hasil jepretan foto rapat perdana dapat dilihat bahwa semua peserta Rapat antusias menyampaikan saran-masukan yang melalui dinamika penyempurnaan AD-ART yang dibahas dari pasal ke pasal berurutan dan dari kalimat ke kalimat lainnya. Saran-masukan dari para peserta rapat ditulis lalu disempurnakan dengan seksama. Pertarungan para pendekar piawai AD-ART, luar biasa dinamika yang dinamis, hal ini dikarenakan rapat dihadiri para Pendiri, badan Pengurus, para Ketua PUKAT dari berbagai kedisplinan ilmu yang meluangkan waktu dan menyampaikan buah pikiran serta komitmen yang tinggi sebagai anggota organisasi Perkumpulan PUKATNAS.

Salah satu keperluan kepentingan akan AD-ART ialah agar dapat menjadi sarana menjalankan Tata-Kelola organisasi Perkumpulan PUKATNAS dengan baik dan benar serta ber-etika sesuai prinsip Kristianitas.(sumber: Ketua Umum, Robert Hadi)

Foto: Rapat penutupan Penyempurnaan AD-ART
(ki-ka : Fery Chin, Gordius Ago, Hendry Wigin, Robert Hadi, Djoko bergembira, Julius Y Tedja,  A Willy Sudjono,     Hidayat Tjokrodjojo, Michael Utama)

Akhirnya, Jepretan foto diambil sesudah berakhirnya rapat penyempurnaan AD-ART dengan ucapan Syukur Kepada Allah dan penuh semangat senyuman Cinta Kasih dengan hadirnya Kerajaan Allah di dunia melalui Profesional dan Usahawan Katolik (PUKAT) yang berjejaring membangun persaudaraan, Kerjasama, Mendalami, dan menerapkan prinsip-prinsip ajaran sosial Gereja serta Mendukung Reksa Pastoral Gereja Katolik. (sumber :Visi-Misi PUKATNAS)

Akhir kata, Semoga Anggota PUKATNAS dalam perlindungan Tuhan Allah dan diberikan Berkat Berlimpah melalui Karya Nyata yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

(disajikan oleh Pukater Gordius Ago, Balikpapan 7 April 2022)